Step 01 / 08
ICPO + BCL / RWA
Pembeli menerbitkan Irrevocable Corporate Purchase Order di atas kop surat (produk, spesifikasi, kuantitas, Incoterm, tujuan, koordinat perbankan, masa berlaku) beserta Bank Comfort Letter atau RWA dari bank 50 teratas.
Dokumen
- ▸ICPO
- ▸Paket CIS / KYC
- ▸BCL atau RWA
- ▸Paspor penandatangan
- ▸Pendaftaran perusahaan
Pesan bank
- MT799 (pra-pemberitahuan opsional)
⚠ Tanda bahaya
- •Penjual meminta biaya "pendaftaran" atau "pemrosesan" — tidak ada penjual yang sah memungut biaya untuk membaca ICPO.
- •Templat ICPO tanpa koordinat perbankan atau dengan kuantitas yang tidak jelas.
- •Permintaan mengirim uang ke "mandat" sebelum ada instrumen bank apa pun.
Step 02 / 08
SCO / FCO
Penjual membalas dengan Soft Corporate Offer (indikatif) dan, setelah KYC, Full Corporate Offer (mengikat) dengan basis harga (Platts / LME / ICE ± diferensial), kuantitas, jadwal pengiriman, ketentuan pembayaran, dan masa berlaku.
Dokumen
- ▸SCO
- ▸FCO
- ▸CIS penjual
- ▸Surat alokasi kilang / pabrik (jika ada)
⚠ Tanda bahaya
- •Diskon 10 % atau lebih di bawah Platts / LME / ICE — margin fisik yang sebenarnya hanya 1–3 %.
- •FCO tanpa basis harga atau tanpa tanggal masa berlaku.
- •Penjual mengklaim "alokasi" eksklusif dari kilang Tier-1 tetapi tidak dapat menyebutkan pemegang kontrak jangka panjangnya.
Step 03 / 08
Draf SPA
Kedua pihak menegosiasikan Sales & Purchase Agreement: spesifikasi produk, toleransi kuantitas, inspeksi, Incoterms 2020, instrumen pembayaran, performance bond, laytime/demurrage, hukum yang berlaku, dan arbitrase (ICC).
Dokumen
- ▸Draf SPA
- ▸Lampiran spesifikasi
- ▸Jadwal pengiriman
⚠ Tanda bahaya
- •SPA yang mensyaratkan pembayaran sebelum Proof of Product atau sebelum instrumen bank.
- •Tekanan "tanda tangan & stempel" dalam hitungan jam.
- •Klausul arbitrase tidak ada atau ditetapkan pada yurisdiksi yang tidak terkait.
Step 04 / 08
POP melalui MT799
Bank penjual mengirimkan Proof of Product secara bank-ke-bank (MT799): tanda terima penyimpanan tangki, laporan injeksi, tanda terima gudang, pra-inspeksi SGS/CIQ, atau bill of lading — tidak pernah berupa PDF melalui email.
Dokumen
- ▸Tank Storage Receipt (TSR)
- ▸Laporan injeksi / tanda terima gudang
- ▸Inspeksi pra-pengapalan
- ▸Authorization to Verify (ATV)
⚠ Tanda bahaya
- •POP dikirim sebagai PDF melalui email atau WhatsApp — PDF bukanlah bukti.
- •Permintaan agar pembeli menyewa tangki (TSA) atau membayar "perpanjangan tangki" sebelum POP — penipuan klasik Rotterdam / Houston.
- •Tank farm yang tidak dapat diverifikasi melalui telepon lewat nomor induk publiknya.
Step 05 / 08
DLC MT700 / SBLC MT760
Bank pembeli menerbitkan instrumen pembayaran: Documentary Letter of Credit (MT700) yang tidak dapat dibatalkan dan terkonfirmasi, dibayar at sight terhadap dokumen, atau Standby LC (MT760) untuk kontrak revolving.
Dokumen
- ▸Draf teks LC (ditinjau kedua pihak)
- ▸Aplikasi LC
- ▸Konfirmasi oleh bank penjual
Pesan bank
- MT700 (DLC)
- MT760 (SBLC)
- MT710 / MT720 (advis / transfer)
⚠ Tanda bahaya
- •Penjual memaksa "SWIFT MT103 tunai di muka" atau "escrow kripto".
- •LC dibayarkan terhadap salinan, bukan dokumen asli.
- •Instrumen diminta atas nama pihak non-bank atau pihak ketiga yang tidak terkait.
Step 06 / 08
Performance Bond 2 %
Pada transaksi CIF, bank penjual menerbitkan Performance Bond 2 % untuk kepentingan pembeli, yang diaktifkan begitu LC berlaku. Bond ini disita jika penjual gagal mengirimkan barang.
⚠ Tanda bahaya
- •Penjual meminta pembeli membayar PB.
- •PB diterbitkan oleh "bank" offshore yang tidak dikenal.
Step 07 / 08
Pemuatan & inspeksi SGS / CIQ
Kargo dimuat di bawah pengawasan inspektor independen (SGS, Saybolt, Intertek, CIQ, Bureau Veritas): laporan kualitas & kuantitas, sampel tersegel, draft survey, tank dips.
Dokumen
- ▸Laporan Q&Q
- ▸Sertifikat Asal
- ▸Packing list / laporan ullage
- ▸Asuransi (CIF)
⚠ Tanda bahaya
- •Laporan inspeksi yang tidak dapat diverifikasi kepada inspektur melalui nomor di situs web resminya.
- •Nama kapal tidak sesuai dengan register IMO atau posisi AIS.
Step 08 / 08
MT103 terhadap B/L · Pengalihan hak milik
Berdasarkan Bill of Lading clean on board, faktur komersial, sertifikat Q&Q, dan sertifikat asal, bank penerbit melepaskan pembayaran (MT103). Hak milik beralih kepada pembeli sesuai Incoterm.
Dokumen
- ▸Bill of Lading (asli, clean on board)
- ▸Faktur komersial
- ▸Sertifikat asal
- ▸Sertifikat Q&Q
- ▸Sertifikat asuransi
Pesan bank
- MT103 (pembayaran)
- MT202 (cover bank-ke-bank)
⚠ Tanda bahaya
- •Permintaan pembayaran terhadap salinan B/L.
- •Perubahan bank penerima manfaat di menit-menit terakhir.